Menyongsong Harlah IPNU ke-71 : Pimpinan Cabang IPNU kabupaten Demak Menggelar Bedah Buku KH. M. Tolchah Mansoer
Buku yang berjudul KH. Moh. Tolchah Mansoer : Biografi Profesor NU yang Terlupakan ini adalah karya tiga orang kader IPNU yang sadar akan pentingnya penulisan biografi Ketum Pertama PP IPNU ini. Mereka adalah Caswiyono Rusydie, Zainul Arifin, dan Fahsin M. Fa'al. Dan tidak bisa dipungkiri, semangat penulisan buku ini juga atas dorongan dari Ketum PP IPNU 2006-2009, yaitu Rekan Edy Muzayyad.
Menjadi Narasumber pada bedah buku yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang IPNU kabupaten Demak, Gus Fahsin menjelaskan ada dua unsur yang wajib diteladani oleh kader IPNU terhadap KH. M. Tolchah Mansoer.
"Setidaknya ada dua hal yang dapat diteladani dari tokoh KH. M. Tolchah Mansoer : Pertama, dalam hal belajar, beliau tidak tanggung-tanggung dalam menimba ilmu dimana ini dibuktikan dengan karir pendidikan beliau sampai pada tingkat profesor. Kedua, dalam hal berjuang, KH. M. Tolchah Mansoer juga tidak pernah berjuang dengan setengah-setengah. Beliau gigih berjuang menyebarkan IPNU serta gigih berjuang di Nahdlatul Ulama."
Selain itu, Rekan M. Noor Mustaqim yang juga pernah menjabat sebagai ketua Pimpinan Cabang IPNU kabupaten Demak, mengingatkan akan perjuangan-perjuangan KH. M. Tolchah Mansur dalam mendakwahkan IPNU sehingga menyebar luas ke berbagai penjuru Indonesia.
Dalam sambutannya, Rekan Ainun Naim selaku ketua Pimpinan Cabang IPNU kabupaten Demak menyampaikan tujuan adanya bedah buku ini adalah untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang ada pada diri KH. M. Tolchah Mansoer. Semoga, adanya bedah buku ini dapat menjadi pantikan semangat bagi kader-kader dalam berkhidmah dan berjuang di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama.
(LPP PC IPNU Demak)